Tuesday, 17 May 2016

Contoh Pedoman Transliterasi Arab-Latin Untuk Skripsi, Tesis, Disertasi atauTugas AKhir, Dll

PEDOMAN TRANSLITERASI

Terdapat beberapa versi pada dasarnya mempunyai pola yang cukup banyak, berikut ini disajikan pola transliterasi arab latin berdasarkan keputusan bersama antara Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I. No. 158 Tahun 1987 dan No. 0543b/U/1987.
Konsonan
Huruf
Nama
Penulisan
ا
Alif
ب
Ba
b
ت
Ta
t
ث
Tsa
S
ج
Jim
j
ح
Ha
H
خ
Kha
kh
د
Dal
d
ذ
Zal
Z
ر
Ra
R
ز
Zai
Z
س
Sin
S
ش
Syin
Sy
ص
Sad
Sh
ض
Dlod
dl
ط
Tho
th
ظ
Zho
zh
ع
‘Ain
غ
Gain
gh
ف
Fa
r
ق
Qaf
q
ك
Kaf
k
ل
Lam
l
م
Mim
m
ن
Nun
n
و
Waw
w
ه
Ha
h
ء
Hamzah
ي
Ya
y
ة
Ta (marbutoh)
T
Vokal
Vokal Bahasa Arab seperti halnya dalam bahasa Indonesia terdiri atas vokal tunggal dan vokal rangkap (diftong)
Vokal Tunggal
Vokal tunggal dalam bahasa Arab:
                          -
------------   --------------------Fatha
--------------------------------   Kasroh
                          -
                         
و
--------------------------------  Dlommah


Contoh :
كتب    : Kataba
ذكر     : Zukira (Pola I atau II) dan seterusnya

Vokal Rangkap
Lambang yang digunakan untuk vocal rangkap adalah gabungan antara harakat dan huruf, dengan transliterasi berupa gabungan huruf.
Tanda Huruf
Tanda Baca
Huruf
ي
Fathah dan ya
ai
a dan i
و
Fathah dan waw
au
a dan u

Contoh:
كيف    : kaifa
على
    : ‘ala
حول
   : haula
أي
      : ai atau ay

Mad
Mad atau panjang dilambangkan dengan harakat atau huruf, dengan transliterasi berupa huruf atau benda:
Contoh:
Harkat dan huruf
Tanda baca
Keterangan
اي
Fatha dan alif atau ya
a
a dan garis panjang diatas
اي
Kasroh dan ya
i
i dan garis diatas
او
Dlommatain dan waw
u
U dan garis diatas

قال سبحنك     : qala subhanaka
صام رمضان : shama ramadlana

رمي             : rama
فيها منا فع       : fi manafi’u
يكتبون ما يمكرون     : yaktubuna ma yamkuruna
اذ قال يوسف لا بيه    : iz qala yusufu liabihi

Ta’ Marbutah
Transliterasi untuk ta marbutah ada dua macam:
1.      Ta’ Marbutah hidup atau yang mendapat harakat fatha, kasroh dan dlammah, maka transliterasinya adalah /t/.
2.      Ta’ Marbutah yang mati atau mendapat harakat sukun, maka transliterasinya adalah/h/.
3.      Kalau pada kata yang terakhir dengan ta marbutah diikuti dengan kata yang memakai al serta bacaan keduanya terpisah, maka ta marbutah itu ditransliterasikan dengan /h/.
4.      Pola penulisan tetap 2 macam
Contoh:
رومضة الاطفال
Raudlatul athfal
المدينة المنورة
al-Madinah al-munawwarah

Syaddad (Tasydid)
Syaddah atau tasydid dalam system tulisan Arab dilambangkan dengan sebuah tanda, yaitu tanda syaddah atau tasydid. Dalam transliterasi ini tanda syaddah tersebut dilambangkan dengan huruf yang diberi tanda syaddah tersebut dilambangkan dengan huruf yang diberi tanda syaddah tersebut.
ربنا  = Robbana          نزل  = Nazzala

Kata Sandang
Diikuti oleh Huruf Syamsiah
Kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiah ditransliterasikan bunyinya dengan huruf /I/ diganti dengan huruf yang langsung mengikutinya. Pola yang dipakau ada dua seperti berikut.
Contoh:

Pola Penulisan
التواب
Al-tawwabu
At-tawwabu
الشمس
Al-syamsu
Asy-syamsu

Diikuti huruf Qomariah
Kata sandang yang diikuti huruf qomariyah ditransliterasikan sesuai dengan aturan- aturan diatas dan dengan bunyinya.
Contoh:

Pola Penulisan
البديع
Al-badi’u
Al-badi’u
القمر
Al-qomaru
Al-qomaru

Catatan :  Baik diikuti huruf syamsiah maupun maupun qomariyah, kata sandang ditulis secara terpisah dari kata yang mengikutinya dan diberi tanda hubung (-).

Hamzah
Hamzah ditransliterasikan dengan opostrof. Namun hal ini hanya berlaku bagi hamzah yang terletak ditengah dan akhir kata. Apabila terletak diawal kata, hamzah tidak dilambangkan karena dalam tulisannya ia berupa alif.

Contoh:
تا خذون         : Ta’khuzuna
الشهداء          : Asy-syuhada’u
اومرت           : Umirtu
فاتي بها         : Fa’tibiha

Penulisan Huruf
Pada dasarnya setiap kata, baik fi’il, isim maupun huruf ditulis terpisah. Hanya kata-kata tertentu yang penulisannya dengan huruf Arab sudah lazim dirangkaikan dengan kata-kata lain  karena ada huruf atau harakat yang dihilangkan. Maka penulisan kata tersebut dirangkaikan juga dengan kata lain yang mengikutinya. Penulisan dapat menggunakan salah satu dari dua pola sebagai berikut:
Contoh
Pola Penulisan
وان لها لهو خير الراز قين
Wa innalaha lahuwa khair al-raziqin
فاو فوا الكيل والميزان
Fa aufu al-kaila wa al-mizani

loading...
loading...