Thursday, 13 October 2016

Apakah Ada Perbedaan Istilah Zakat, Infak dan Sedekah?


 Tentang Zakat

Image result for zakat dan sedekah
Zakat Infak dan Sedekah, foto: griyatabunganakhirat.com
Pertanyaan
Apakah ada perbedaan istilah zakat, infak, dan sedekah?
Jawaban
Dilihat dari sisi umum dan khusus, ketiga istilah tersebut mempunyai perbedaan makna. Bahkan, ada perbedaan status hukum masing-masing. Untuk lebih jelasnya perlu dibahas dahulu tinjauan bahasa (lughatan) dan terminologi syariat (syar’an).
Pengertian zakat telah dibahas diatas. Adapun penjelasan infak dan sedekah adalah sebagai berikut.
a.    Infak berasal dari kata anfaqa yang berarti mengeluarkan suatu (harta) untuk kepentingan orang lain. Menurut terminologi syariat, infak berarti memberikan atau mengeluarkan sebagian penghasilan atau pendapatan untuk kepentingan yang diajarkan Islam. Istilah lain yang sering digunakan adalah kata nafaqah atau nafkah. Dalam Al-Qur’an disebutkan:
وَمَا لَكُمۡ أَلَّا تُنفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ لَا يَسۡتَوِي مِنكُم مَّنۡ أَنفَقَ مِن قَبۡلِ ٱلۡفَتۡحِ وَقَٰتَلَۚ أُوْلَٰٓئِكَ أَعۡظَمُ دَرَجَةٗ مِّنَ ٱلَّذِينَ أَنفَقُواْ مِنۢ بَعۡدُ وَقَٰتَلُواْۚ وَكُلّٗا وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ ١٠
Artinya:
“Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Hadid: 10).

Pengertian infak lebih umum daripada zakat karena setiap orang beriman sangat dianjurkan untuk berinfak, baik mampu maupun tidak mampu. Infak tidak ditentukan jenis barangnya, jumlahnya dan sasaran khusus pendayagunaanya. Oleh karena itu, berinfak boleh diberikan kepada siapapun, seperti kepada kedua orang tua, saudara dan anak yatim. Disinilah perbedaan infak dengan zakat. Zakat harus diberikan kepada ashnaf yang delapan (fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharim, fi sabilillah, dan ibnu sabil) sebagai mustahiq-nya dan jumlah yang dikeluarkan sudah ditentukan. Sedangkan, pendayahgunaan infak untuk seseorang atau suatu lembaga dengan tidak ada ketentuan jumlah harus yang dikeluarkan dalam rangka beribadah kepada Allah SWT. Infak bisa juga diartikan sebagai menafkahkan dan membelanjakan harta. Orang yang member infak keluarganya sama dengan member nafkah.
Infak mencakup harta zakat dan nonzakat. Infak ada yang wajib dan ada yang sunnah. Infak wajib diantaranya zakat, kafarat dan nazar. Sedangkan, infak sunnah, diantarannya infak kepada fakir miskin sesama muslim, infak bencana alam, dan infak kemanusiaan. Terkait dengan infak ini, Rasulullah Saw. Bersabda:
ماَ مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ اِلَّا مَلَكَاَنِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا اللّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُوْلُ الآخَرُ اللّهُمَّ أَعْطِمُمْسِكًاتَلَفً.
Artinya:
“Tiada hari para hamba pada waktu pada melainkan ada dua malaikat yang turun (kebumi) seraya berdoa salah satunya, “Ya Allah, berilah orang yang berinfak, gantinya.” Dan yang lain berkata, “Ya Allah, jadikanlah orang yang menahan infak, kenhancuran” (HR. Bukhari dan Muslim).

b.   Sedekah berasal dari kata shadaqa yang berarti benar. Menurut terminologi syariat, pengertian dan hukum sedekah sama dengan infak. Akan tetapi, sedekah mencakup arti yang lebih luas dan menyangkut hal-hal yang bersifat non material. Hal tersebut dijelaskan dalam hadits Imam Muslim yang bersumber dari Abu Dzar. Rasulullah Saw. Menjelaskan:
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَ مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيْحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيْدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيْلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيْرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِلْمَعْرُوْفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةُ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَ مِنَالضُّحَى.
Artinya:
“Pada setiap pagi dianjurkan untuk setiap sendi kamu bersedekah. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid sedekah, setiap tahlil sedekah, setiap takbir sedekah, amar makruf sedekah, nahi munkar sedekah, dan untuk mencukupi itu semua dengan dua rakaat salat Dhuha” (HR. Muslim).

Contoh bentuk sedekah lainnya ialah berhubungan suami istri, berdakwah, mendamaikan orang-orang yang berselisih, berkata baik, memberikan senyum dengan ikhlas kepada setiap orang, membantu meringankan beban orang lain, dan menahan diri untuk tidak berbuat kejahatan.
Sebagian ulama fiqh mengatakan bahwa sedekah wajib dinamakan zakat, sedangkan sedekah sunnah dinamakan infak. Sebagian yang lain mengatakan bahwa infak wajib dinamakan zakat, sedangkan infak sunnah dinamakan sedekah.


Source:
Al-FurqonHasbi, 125 Masalah Zakat, (Solo: TigaSerangkai, 2008)
Dan Berbagai Sumber …
               
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...