Tuesday, 21 February 2017

Apakah orang-orang yang mengurus kepentingan kaum muslimin disamakan dengan para amil zakat?


Image result for zakat menurut nabi
source: ansharusyariah.com
Pertanyaan
Apakah orang-orang yang mengurus kepentingan kaum muslimin disamakan dengan para amil zakat?
Jawaban
Ibnu Rusyd mengatakan bahwa para ulama fiqh membolehkan para amil zakat mengambil bagian dari harta zakat meskipun dia kaya. Mereka juga membolehkan harta zakat itu digunakan oleh para hakim dan orang-orang yang kegiatannya untuk kepentingan kaum muslimin.
Zakat dapat diberikan kepada amil zakat dan orang yang seperti dia, misalkan hakim, wali negeri, mufti, dan orang yang pekerjaannya bermanfaat bagi kaum muslimin pada umumnya. Mereka dianalogikan (diqiyaskan) dengan para amil zakat. Dengan demikian, mereka diberi berdasarkan pada kebutuhan, prestasi kerja, dan kegunaannya menurut Islam meskipun mereka kaya dan terhalang untuk melakukan usaha karena kegiatannya dalam urusan kaum muslimin. Meskipun demikian, para ulama fiqh kebanyakan berpendapat bahwa mereka diberi gaji dari pendapatan Negara diluar zakat, seperti pajak dan upeti. Akan tetapi, ada pengecualian mereka yang dibolehkan mendapat harta zakat adalah “sabilillah” dan orang yang dipandang kegiatannya hanya untuk ibadah atau kepentingan masyarakat.


Baca Juga:::
Source:
Al-FurqonHasbi, 125 Masalah Zakat, (Solo: TigaSerangkai, 2008)
Dan Berbagai Sumber …         
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...