Thursday, 23 February 2017

Budak dizaman sekarang dianggap sudah tidak ada lagi, bolehkah bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan dibantu dengan harta zakat jatah riqab (budak)?

Image result for riqab budak
#source: https://www.slideshare.net
Pertanyaan
Budak dizaman sekarang dianggap sudah tidak ada lagi, bolehkah bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan dibantu dengan harta zakat jatah riqab (budak)?
Jawaban
Rasyid Ridha mengemukakan dalam kitab Tafsir Al-Manar bahwa bagian riqab boleh dipergunakan untuk kepentingan umum dalam Islam, seperti membantu suatu bangsa yang ingin melepaskan diri dari penjajahan jika tidak ada sasaran membebaskan perorangan.
Pendapat tersebut diperkuat oleh Syekh Mahmud Syaltut yang berkata, “Apabila anda menyatakan telah habisnya perbudakan perorangan, tetapi sebagaimana yang aku lihat, ada jenis perbudakan lain yang lebih berbahaya bagi kemanusiaan, yaitu perbudakan bangsa, baik dalam cara berpikir, ekonomi, kekuasaan, maupun kedaulatannya. Perbudakan perorangan lenyap dengan sebab matinya orang itu, sedangkan negaranya tetap merdeka dan bisa diurus oleh orang-orang pintar yang bebas merdeka. Akan tetapi, perbudakan terhadap sesuatu bangsa, akan melahirkan generasi yang keadaannya seperti nenek moyangnya, yaitu tetap berada dalam perbudakan yang umum dan kekal sehingga merusak umat dengan kekuatan yang penuh kezaliman. Dengan demikian, betapa pentingnya melakukan usaha dan kegiatan untuk menghilangkan perbudakan dan penghinaan bangsa, bukan sekedar dengan harta zakat, tetapi dengan seluruh harta dan raga. Atas dasar itu, kita mengetahui betapa besar tanggung jawab orang kaya muslim untuk menolong suku bangsa lain yang muslim.”
Apa yang dikemukakan Rasyid Ridha dan Mahmud Syaltut menunjukkan betapa luasa arti perbudakan itu, yang melimputi perbudakan perorangan dan perbudakan bangsa.

Source:
Al-FurqonHasbi, 125 Masalah Zakat, (Solo: TigaSerangkai, 2008)
Dan Berbagai Sumber … 
loading...