Thursday, 9 March 2017

NILAI, Macam-Macam & Contohnya - Nilai Agama, Religius, Pendidikan, Politik, Budaya & Ekonomi

Image result for nilai-nilai dan macamnya
gambar: ilustrasi
Nilai merupakan alat yang menunjukkan alasan dasar bahwa cara pelaksanaan atau keadaan akhir tertentu lebih disukai secara sosial dibandingkan cara pelaksanaan atau keadaan akhir yang berlawanan.
Nilai memiliki pengertian yang telah didefinisikan para ahli dan Jenis-jenis nilai atau macam-macam nilai, sehingga dalam penjelasan tentang nilai dapat kita mengerti dengan jelas. Pengertian nilai adalah sesuatu yang penting, berguna, atau bermanfaat suatu benda, semakin tinggi pula nilai dari benda itu. Sebaliknya semakin rendah kegunaan benda, semakin rendah pula nilai benda itu.Contohnya emas dikatakan sebagai benda yang bernilai karena emas memiliki banyak kegunaan seperti perhiasan, tabungan kekayaan, pengganti uang, dan sebagainya. Adapun limbah dianggap sebagai benda tidak bernilai karena benda itu tidak memiliki manfaat apapun. Sebaliknya, limbah justru hanya merusak lingkungan saja dan membahayakan kesehatan. Nilai dimasyarakat, kriteria untuk mengukur arti pentingnya suatu benda, perbuatan, sikap, dan yang lainnya, banyak sekali. Macam-macam nilai menurut kriteria seperti yang tadi dijelaskan ialah seperti dibawah ini.:
1.      Nilai Agama
Berkaitan dengan ketententuan-ketentuang yang ditelah ditetapkan oleh Allah SWT, tuhan yang maha esa dan utusan-utusan-Nya. Salah satu dari macam-macam nilai yang mendasari perbuatan seseorang atas dasar pertimbangan kepercayaan bahwa sesuatu itu dipandang benar menurut ajaran yang dianut.
Contohnya, yaitu didalam ajaran agama Islam bahwa wajib menjalankan rukun Islam yang lima, dan mempercayai rukun Iman. Tentunya sebagai umat Islam wajib menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala apa yang dilarang oleh Allah SWT (Amar Ma’ruf Nahi Munkar). 
2.      Nilai Religius
Merupakan nilai kerohanian tertinggi dan mutlak serta bersumber pada kepercayaan atau keyakinan manusia.
Contohnya, sebagai umat manusia yang beriman dan religius tentunya harus mempunyai akhlakul karimah (akhlak yang mulia), sopan satun, dan berbudi pekerti yang luhur. Saling menghargai dan bertoleransi antar manusia dan umat beragama.
3.      Nilai Pendidikan
Nilai pendidikan merupakan batasan segala sesuatu yang mendidik ke arah kedewasaan, bersifat baik maupun buruk sehingga berguna bagi kehidupannya yang diperoleh melalui proses pendidikan. Proses pendidikan bukan berarti hanya dapat dilakukan dalam satu tempat dan suatu waktu. Dihubungkan dengan eksistensi dan kehidupan manusia, nilai-nilai pendidikan diarahkan pada pembentukan pribadi manusia sebagai makhluk individu, sosial, religius, dan berbudaya.
Contohnya, sebagai peserta didik dan calon generasi penerus bangsa wajib rajin belajar (menuntut ilmu) untuk persiapan diri sebagai makluk individu, sosial, religius, dan berbudaya. Dan juga, modal menjalani hidup dimasa depan dan akhirat. Bahwa dengan berilmu makan akan bahagia didunia dan diakhirat.
4.      Nilai Politik
Berkaitan dengan cara manusia dalam meraih kemenangan. Suatu kegiatan bangsa yang bertujuan untuk membuat, mempertahankan, dan mengamandemen peraturan-peraturan umum yang mengatur kehidupannya, yang berarti tidak dapat terlepas dari gejala konfil dan kerjasama.
Contohnya, Negara Indonesia menganut sistem kepemerintahan Demokrasi yang didalam lembaga Negara, mempunyai trias politika yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Didalam lingkungan, legislatif atau wakil rakyat baik itu di DPR/DPD maupun DPRD, yang bertugas sebagai Fungsi DPR yaitu : 1. Fungsi Legislatif : Diwujudkan dalam Pembentukan Undang-Undang bersama Presiden 2. Fungsi Anggaran : Berupa penetapan anggaran Pendapatan belanja negara (APBN) yang diajukan Presiden. 3. Fungsi Pengawasan : Meliputi Pengawasan terhadap Pelaksanaan UU. FUNGSI DPRD DPRD memiliki tiga fungsi, yaitu : Legislasi, berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah Anggaran, Kewenangan dalam hal anggaran daerah(APBD) Pengawasan, Kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah.
Tentunya nilai politiknya adalah sebagai warga Negara yang baik dan beberapa partai politik tentunya, hendaknya benar-benar bekerja dengan professional, dan memperjuangan hak dan aspirasi rakyat. Dan berpolitik, baik, jujur, benar, bersih, transparan, disiplin, bersaing secara sehat didalam menjalankan amanah rakyat dan membangun serta bekerja untuk Negara dan rakyat.
5.      Nilai Budaya
Berkaitan dengan pemikiran, kebiasaan, dan hasil karya cipta manusia yang merupakan suatu hal yang dianggap baik atau buruk bagi kehidupan. Dan sesuatu yang abstrak, namun hal tersebut menjadi pedoman bagi kehidupan masyarakat.
Contohnya, didalam Negara Indonesia ini mempunyai Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tetap satu jua, artinya bahwa di Indonesia banyak dan kaya akan nilai keberagaman budaya, adat-istiadat, suku, ras dan agama. Tentunya dalam nilai budaya ini setiap warga Negara harus mencintai dan meneruskan kekayaan budaya Nusantara  Indonesia, dan yang pasti harus saling menghargai keanekaragaman budaya atau adat istiadat Nusantara.
6.      Ekonomi
Nilai ekonomi adalah salah satu dari macam-macam nilai yang mendasari perbuatan seseorang atau sekelompok orang atas dasar pertimbangan ada tidaknya keuntungan finansial sebagai akibat dari perbuatannya itu. Nilai ekonomi ini dikontraskan dengan nilai seni.
Contohnya, sebagai manusia yang mempunyai kebutuhan hidup tentunya harus menjunjung nilai ekonomi dengan berhemat dan rajin menabung serta sesuaikan pengeluaran dengan pemasukan/pendapatan. Kemudian, pedagang atau pengusaha, harus berniaga atau berusaha dengan baik,  jujur, profesional, mengayomi pekerja, dan bersaing secara sehat disamping mempunyai tujuan mencari keuntungan finansial.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
loading...