Monday, 10 July 2017

Asas Hukum Kontrak


Image result for kontrak
eksplorasi.id
Asas Hukum Kontrak
Di dalam hukum kontrak dikenal lima asas paling penting, yaitu:
a.   Asas kebebasan berkontrak, asas ini dapat dianilisis dari Pasal 1338 ayat (1) KUH Perdata: “Semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai UU bagi mereka yang membuatnya”.
b.   Asas konsensualisme, dapat disimpulkan dari Pasal 1320 ayat (1) KUH Perdata, yaitu adanya kesepakatan kedua belah pihak, yang merupakan persesuaian di antara kehendak dan pernyataan yang dibuat oleh kedua pihak.
c.     Asas pacta suut servanda, asas ini disimpulkan dari Pasal 1338 ayat (1) KUH Perdata. Asas ini disebut juga asas kepastian hukum, semua pihak harus menghormati substansi kontrak sebagaimana suatu undang-undang.
d.    Asas iktikad baik (geode trouw), asas ini disimpulkan dari Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata: “Perjanjian harus dilaksanakan dengan iktikad baik.”
e.    Asas kepribadian (personalitas), merupakan asas yang menentukan bahwa seseorang yang akan melakukan membuat kontrak hanya untuk kepentingannya (Pasal 1315 KUH Perdata). Namun ada pengecualian yang diatur dalam Pasal 1317 dan 1318 KUH Perdata.
Dalam lokakarya hukum perikatan yang diselenggarakan BPHI telah berhasil merumuskan delapan asas hukum perikatan nasional, yaitu:
1.      Asas kepercayaan
2.      Asas persamaan hukum
3.      Asas keseimbangan
4.      Asas kepastian
5.      Asas moral
6.      Asas kepatutan
7.      Asas kebiasaan
8.      Asas perlindungan

Asas-asas inilah yang menjadi dasar pijakan dari para pihak dalam menentukan dan membuat kontrak.

Related Post:
loading...